1975-04-24 Presiden Soeharto: Perkuat Solidaritas Asia Afrika

Presiden Soeharto: Perkuat Solidaritas Asia Afrika

(Peringatan Ulang Tahun Ke-20 Konferensi Asia Afrika)[1]

 

KAMIS, 24 April 1975, ulang tahun ke-20 Konferensi Asia-Afrika diperingati mala mini di Sasono Langen Bedoyo, TMII, dan dihadiri oleh Presiden dan Ibu Soeharto. Dalam kata sambutan pada acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 itu, Kepala Negara mengatakan bahwa semangat dan cita-cita Bandung tidak mungkin padam. Bahkan ia akan tetap menyala menerangi jalan sejarah umat manusia untuk membangun hari esok yang lebih baik buat semua orang. Diingatkannya bahwa jika sekarang ini dan 20 tahun setelah Konferensi Asia Afrika itu diselenggarakan kita masih menyaksikan kekejaman peperangan, ketegangan-ketegangan dunia yang merisaukan, kelaparan, salah pengertian dan curiga mencurigai antara bangsa, itu sama sekali tidak merupakan tanda-tanda dari ketidakbenaran semangat Bandung. Bahkan yang terjadi justru sebaliknya, semangatĀ  BandungĀ  kurang dihayati dan tidak dijalankan dengan ketulusan dan tanggungjawab oleh semua pihak.

Dikemukakan bahwa berdasarkan semangat Bandung, seharusnya Negara-negara Asia Afrika tidak bersikap konfrontatif terhadap dunia lain. Satu-satunya jawaban adalah menjalin hubungan kerjasama antar bangsa sebagai partner yang sederajat. Diingatkannya juga bahwa kunci penting dari perjuangan politik dimasa lampau adalah solidaritas Asia Afrika. Oleh karena itu diserukannya agar solidaritas itu digalang untuk mendorong cepatnya terbentuk tata ekonomi dunia baru yang lebih adil dan memuaskan bagi semua bangsa. Demikian antara lain dikatakan oleh Presiden Soeharto. (AFR)



[1] Dikutip Langsung dari Buku Jejak Langkah Pak Harto 27 Maret 1973-23 Maret 1978, hal. 239-240.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.