1975-04-12 Presiden Soeharto Bahas Persiapan Sidang IGGI dan PLTA Asahan
Presiden Soeharto Bahas Persiapan Sidang IGGI dan PLTA Asahan
(Membahas Selebaran Gelap Adu Antar Agama Dengan Sudomo)[1]
SABTU, 12 April 1975, Menteri Negara Ekuin/Ketua Bappenas, Widjojo Nitisostro, Menteri Keuangan, Ali Wardhana, Menteri Perdagangan, Radius Prawiro, dan Gubernur Bank Central, Rachmat Saleh, menghadap Kepala Negara di Cendana jam 09.00 pagi ini. Dalam pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam itu telah dibahas persiapan-persiapan lanjutan delegasi Indonesia menjelang berlangsungnya sidang IGGI di Negeri Belanda, dan masalah yang berkenaan dengan pembangunan proyek listrik tenaga air Asahan, Sumatera Utara.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan Kepala Staf Kopkamtib, Laksamanan Sudomo, di tempat yang sama pada pukul 10.30 pagi ini, Kepala Negara telah membahas masalah selebaran gelap yang akhir-akhir ini banyak beredar di Jakarta dan daerah-daerah di Jawa Barat. Menurut Laksamana Sudomo, dalam keterangannya kepada pers sesuai menghadap Presiden, selebaran-selebaran tersebut berisi adu domba antar agama dan memfitnah pemerintah. (AFR)
