PRESIDEN SOEHARTO: JANGAN BESAR-BESARKAN PERBEDAAN Jakarta, Suara Karya Presiden Soeharto menegaskan, kemajemukan bangsa bukanlah suatu masalah tetapi justru menjadi pendorong untuk bersikap lebih, terbuka, dewasa dan dinamis. Kemajemukan bangsa Indonesia seolah-olah merupakan
PRESIDEN DALAM TABLIGH AKBAR: JANGAN MEMBESAR-BESARKAN PERBEDAAN Jakarta, Kompas Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sama sekali tidak boleh diabaikan, melainkan harus terns dipelihara, disuburkan, dan dirawat bersama. Di antaranya dengan memupuk tenggang rasa
PRESIDEN: AGAMA YANG MENUNTUN KITA UNTUK TIDAK TERSESAT Jakarta, Antara Presiden Soeharto yang mengawali sambutannya pada acara Gelar Akbar Majelis Taklim dengan takbir “Allahu Akbar” tiga kali menegaskan bahwa hanya agama yang; menuntut
PRESIDEN: BERTINDAKLAH ARIF, HINDARI PEMAKSAAN KEHENDAK Jakarta, Antara Presiden Soeharto mengajak umat Islam khususnya dan umat beragama umumnya untuk menyelesaikan semua masalah secara arif dan bijaksana serta menghindari sikap memaksakan kehendak pada orang
Tajuk Rencana: PRESIDEN: KETELADANAN NABI MUHAMMAD SAW Jakarta, Suara Karya NABI Muhammad SAW adalah Rasul yang diutus Allah SWT untuk menyampaikan ajaran- ajaran Islam. Selain memuat ketentuan- ketentuan mengenai keimanan dan ketakwaan kepada Allah
PRESIDEN PADA MAULID NABI: JANGAN PAKSAKAN KEHENDAK PADA PIHAK LAIN Jakarta, Suara Karya Presiden Soeharto menyerukan semua pihak agar tidak memaksakan kehendak, kepada pihak lain. Musyawarah adalah jalan terbaik seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad