SEBUAH PERMOHONAN KEP. PIMPINAN2 ABRI Oleh Ir. T.S. Simandjuntak Jakarta, Kompas ACHIR2 ini ada dua peristiwa jang menarik. Pertama, “peristiwa 18 April” di Bandung, dimana seorang mahasiswa dipukuli oleh anggota2 ABRI hanja
ABRI TIDAK BOLEH LENGAH Djakarta, Angkatan Bersenjata Kursus reguler ke III Lembaga Pertahanan Nasional jang diikuti oleh 52 orang peserta, Senin pagi telah dibuka resmi oleh Presiden Soeharto selaku Menteri Pertahanan Keamanan
Presiden Dimuka Kursus Reguler III Lemhanas PERANAN ABRI KINI BUKAN MILITERISME Djakarta, Kompas Dalam pembukaan Kursus Reguler Angkatan III Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) hari Senin di Djakarta, Presiden Soeharto menjatakan, bahwa peranan
KEPUTUSAN MENTERI HANKAM/PANGLIMA ABRI : PELAKSANAAN PENGAMANAN PELABUHAN DISERAHKAN PADA AKRI Djakarta, Kompas Men. Hankam/Pangad Djenderal Soeharto dalam Instruksikan no. Inst./B/92/ 1969 tgl. 19 Mei tentang pelaksanaan pengamanan pelabuhan diwilajah RI, menginstruksikan kepada Panglima
TUGAS & WEWENANG LAKSUS KOPKAMTIB Djakarta, Kompas Ketua Team Penerangan Pelaksana Chusus Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban Kodam V/Djaya (Laksus Kopkamtib) Letkol Wujadi, SH dalam konferensi persnja Djum’ at kemarin telah
PANGLIMA SARWO EDHIE TTG PENJELESAIAN “PERISTIWA ENAROTALI” Djakarta, Kompas Panglima Tjenderawasih Brigdjen Sarwo Edhie dalam laporannja baru2 ini mengenai situasi di Irian Barat, chususnja jang terdjadi di Enarotali menjatakan bahwa pradjurit Indonesia adalah pradjurit