Mei 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto di Kediaman Tidak Minta Presiden Diganti Dengan Hormat, Bapak yang saya hormati dan saya kagumi. Saya rakyat biasa dan satu dari sekian puluh juta penduduk Indonesia dan tinggal
Kepada Yth. Bapak Haji Mohammad Soeharto di Tempat Ada Hakim Yang Maha Adil Dengan Hormat, Bapak Soeharto yang saya hormati, Saya sangat sedih dengan keadaan yang melanda Indonesia. Saya sedih, mengapa Bapak Berhenti jadi
Malang, 21 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto yang Ananda kasihi Kami Langsung Ke Ruang Do’a Salam damai sejahtera selalu, Bapak Soeharto, yang ananda kasihi, ananda adalah salah seorang anak Indonesia yang lahir
Balikpapan, 10 September 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto di rumah Hati Saya Hancur Dengan Hormat, Saya memberanikan diri untuk menulis surat kepada Bapak, karena saya sudah tidak bisa menahan prihatin atas apa yang
Padang, 22 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak H.M. Soeharto di Jalan Cendana Jakarta Air Mata Kami Telah Kering Dengan Hormat, Bapak Soeharto, sembah sungkem kami haturkan dengan segenap jiwa kami kepada Bapak Soeharto.
Tak Ada Yang Membenarkan Korupsi Orang pernah ramai bicara mengenai korupsi. Di tahun 1973 Ketua IGGI Menteri J.P. Pronk datang di Jakarta. Para mahasiswa bicara dengannya mengenai soal korupsi. lalu kegiatan para mahasiswa itu