INDONESIA HARAPKAN HARGA MINYAK TETAP TINGGI

INDONESIA HARAPKAN HARGA MINYAK TETAP TINGGI[1]

Jakarta, Antara

Indonesia mengharapkan harga minyak mentah di pasaran dunia tetap tinggi seperti sekarang, sehingga target penerimaan dari sektor migas yang patokan harganya 16 dolar AS/barel diAPBN, bisa tercapai.

Seusai melapor kepada Presiden Soeharto di Bina Graha, Sabtu tentang harga minyak, Mentamben Ida Bagus Sudjana mengatakan kepada pers bahwa harga rata­ rata minyak Indonesia adalah 17 dolar AS/barel. Sudjana menyebutkan harga Minas, jenis minyak mentah Indonesia yang paling tinggi mutunya adalah 20,30 dolarAS/barel dibanding harga terendah beberapa bulan lalu 15 dolar AS/ barel.

“Pemerintah mengharapkan tingginya harga minyak itu bisa bertahan selama mungkin, minimal hingga triwulan ketiga (Juli-September- red),” kata Sudjana.

Ketika ditanya tentang penyebab naiknya harga minyak selama tiga bulan terakhir ini, ia menyebutkan beberapa faktor teknis dan nonteknis. Faktor teknis adalah diperbaikinya beberapa fasilitas pencarian minyak di Laut Utara, sementara itu, faktor nonteknis adalah cuaca sangat panas di berbagai negara mengakibatkan orang menghidupkan AC selama mungkin.

“Di Jepang, beberapa pembangkit tenaga listrik kekurangan air akibat kemarau sehingga konsumsi minyak meningkat, “kata Sudjana.

Sementara itu, faktor penyebab lainnya adalah terus meningkatnya kegiatan industri di berbagai negara maju.

“Mereka tentu tidak ingin mengurangi kecepatan laju industri mereka,” kata Mentamben. Kepada Kepala Negara, juga dilaporkan persiapan peresmian beberapa proyek

pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) antara lain di Gunung Salak Bogor. Proyek di Gunung Salak itu diharapkan diresmikan Agustus atau September. Di tempat yang sama, Kepala Negara menerima Menteri Industri Primer Pantai Gading, Yassin Hatipoglu yang menyampaikan harapannya agar Indonesia bergabung ke dalam Organisasi Produsen Kakao. Seusai mendampingi tamu dari Afrika ini, Mentan Sjarifuddin Baharsjah mengatakan kepada pers bahwa ia ditugaskan Presiden untuk menjajaki kemungkinan masuknya Indonesia ke dalam wadah itu.(T-EU02/EU05/30 /07/94 12:47/RUl/12:50)

 Sumber:ANTARA (30/07/ 1994)

_____________

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari Buku “Presiden Ke II RI Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XVI (1994), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal 323-324.

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.