MENSOS: PEMINDAHAN PENDUDUK KURIMA TIDAK CUKUP DILAKUKAN DEPSOS

MENSOS: PEMINDAHAN PENDUDUK KURIMA TIDAK CUKUP DILAKUKAN DEPSOS

 

 

Jakarta, Antara

Menteri Sosial Ny. Haryati Subadio menyatakan, pemindahan penduduk Kurima, Wamena (Irian Jaya) yang sering tertimpa musibah gempa bumi harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak.

”Tidak cukup jika hanya dilaksanakan oleh Departemen Sosial,” katanya kepada wartawan setelah ia melapor kepada Presiden Soeharto di Bina Graha Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, Mensos menekankan perlunya bagi pihak-pihak yang terkait untuk ikut mendukung pelaksanaan pemindahan tahap pertama penduduk daerah tersebut.

Dijelaskannya bahwa 400 keluarga atau sekitar seribu jiwa di antara kurang lebih 41.000 penduduk Kurima yang tertimpa musibah gempa baru-baru ini segera dipindahkan ke Landikma, daerah pemukiman baru yang terletak di sebelah utara Wamena.

Mensas berpendapat program tahap pertama itu harus berhasil karena dapat menentukan kelancaran pemindahan seluruhnya.

“Program ini harus berhasil. Kita harus membuat supaya di tempat baru itu, kehidupan masyarakat yang dipindahkan menjadi lebih baik sehingga yang lainnya terdorong untuk ikut pindah,” katanya.

Menurut Mensas, untuk merangsang perpindahan penduduk dari daerah gempa, Pemerintah kini juga masih berusaha membuka jalan keluar dari Wamena menuju Jayapura lewat darat.

”Tidak perlu sebaik jalan di Jawa dan memang tidak semudah membuatjalan di Jawa, namun harus ada usaha dari kita,” demikian Mensos.

 

 

Sumber : ANTARA(29/08/1989)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XI (1989), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 934-935.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.