PRESIDEN SOEHARTO PADA “DIPONEGORO”

PRESIDEN SOEHARTO PADA “DIPONEGORO”

Operasi2 Karya Harus Ditertibkan & Dieffisiensikan [1]

 

Djakarta, Sinar Harapan

Presiden Soeharto Kamis pagi telah menganugerahkan tanda penghargaan tertinggi dari pemerintah RI berupa ‘Sam Karya Nugraha’ kepada Kodam VII/Diponegoro atas djasa2 dan sukses jang dibuktikan dalam perdjuangan2 sedjak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga menumpas G.30.S/PKI dan sisa2nja.

Dalam upatjara penjerahan jang dilangsungkan di Semarang Kamis pagi bertepatan pula dengan hari penjerbuan Belanda terhadap ibukota RI, Jogjakarta, dan kota2 lainnja dan dimulainja perang kemerdekaan kedua dimana ABRI dan seluruh rakjat melakukan perang gerilja setjara total menghadapi tentara kolonial Belanda tgl. 19 Desember 20 tahun jg.

Hari tsb djuga merupakan hari penegasan setjara resmi Sapta Marga, pedoman hidup ABRI sedjak kelahirannja dan akan tetap dipegang teguh oleh setiap pradjurit ABRI.

Presiden Soeharto dalam amanatnja pada upatjara penjerahan “Sam Karya Nugraha” kepada Kodam VII/Diponegoro itu selandjutnja menegaskan, bahwa berhasilnja mempertahankan dan menegakkan kemerdekaan jang telah diproklamatori 17 Agustus 1945 dan kemudian perlawanan2 lainnja, semua itu adalah berkat adanja sikap mental jang teguh dan tegas serta amal perbuatan jang njata dari kita semua untuk mempertahankan dan mentjapai tjita2 bangsa.

Anugerah ini diberikan berdasarkan penilaian atas sedjarah pengabdian Kodam VII/Diponegoro, jang telah menundjukkan djasa2 besar, baik dalam rangka operasi2 militer maupun pembangunan, dalam rangka mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara kita.

Kedua bidang tadi, jaitu operasi militer dan pembangunan, djelas merupakan djuga segi tugas pokok dari Angkatan Darat chususnja dan Angkatan Bersendjata kita pada umumnja. Bertempur dan membangun menang dibidang militer dan berhasil dibidang pembangunan, adalah merupakan tugas2 jang selama ini selalu ditundjukkan oleh kesatuan2 kita.

Sedjarah TNI/Angkatan Darat chususnja dan Angkatan Bersendjata kita umumnja menundjukan, bahwa kedua bidang tugas itu telah dilaksanakan sedjak semula dari perang kemerdekaan. Nilai dan hasil2nja atau besar dan ketjilnja pelaksanaan tugas tadi memang berbeda2, sesuai dengan ukuran waktu, tempat dan kemampuan2 jang dimiliki. Akan tetapi, satu hal jang pasti, bahwa Angkatan Bersendjata kita mempunjai tekad untuk tidak sadja memenangkan pertempuran melainkan djuga memenangkan pembangunan dan kedamaian. Kedamaian jang menjadi cita2 Angkatan Bersendjata kita adalah kedamaian lahir dan batin bagi rakjat, sehingga memungkinkan pelaksanaan pekerdjaan nasional jg besar, jaitu pembangunan jang menudju tertjapainja tjita2 kemerdekaan.

ABRI dan Pembangunan Lima Tahun

Kesadaran ABRI untuk tidak “menuntut” pembangunan dirinja dalam pembangunan lima tahun jang akan datang, djelas merupakan bukti bahwa ABRI senantiasa rela mendahulukan kepentingan rakjat daripada kepentingan diri sendiri.

Bagi seorang pradjurit ABRI, bagi setiap kesatuan TNI/Angkatan Darat, melaksanakan tugas2 dan pembangunan ini, djelas tidak merupakan ketjanggungan; oleh karena, sedjak semula tugas tempur dan tugas pembangunan itu selalu dipadukannja dengan baik.

Pengalaman masa lampau hendaknja selalu dijadikan kesempurnaan tugas dimasa depan. Kegiatan2 operasi karya, harus lebih ditertibkan dan lebih dieffisienkan harus lebih diarahkan kepada sasaran2 strategis jg akan ditjapai oleh pembangunan lima tahun itu demikian a.l. Presiden Soeharto. (DTS)

Sumber: SINAR HARAPAN (20/12/1968)

[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku II (1968-1971), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 189-190.

http://sifastore
Presiden Soeharto merupakan kader terbaik bangsa yang keseluruhan hidupnya dihabiskan untuk membangun bangsa ini. Mulai dari perjuangan fisik pada era kemerdekaan hingga perjuangan terwujudnya Tinggal Landas.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses