SUDISMAN SUSUN KEMBALI PKI SETJARA GELAP
SUDISMAN SUSUN KEMBALI PKI SETJARA GELAP
Dituduh Menjiapkan & Memimpin Langsung Coup Berdarah
Untuk Gulingkan Pemerintah.[1]
Djakarta, Angkatan Bersenjata
PERSIDANGAN Mahmillub jang memeriksa perkara tokoh Gestapu/PKI-Sudisman telah dibuka Rabu kemaren di Gedung Bappenas dengan mendengarkan pembatjaan surat tuduhan dari Oditur Letkol CKH Edy Murti SH jang pada pokoknja mengungkapkan kegiatan/peranan tertuduh mempersiapkan kup Gestapu PKI, dan usaha tertuduh menjusun kembali partai PKI jang telah mengalami kegagalan sesudah Kup berdarah PKI itu.
Dalam surat tuduhannja Oditur Letkol Edy Murti SH katakan bahwa tuduhan pertama terhadap tertuduh adalah pada bulan Agustus-September 1965 didaerah Djakarta Raja tertuduh bersama dengan gembong2 PKI lainnja a.l. Aidit, Njoto, Njono, Ir Sukirman melakukan serangkaian rapat2/makar permufakatan djahat jang bertudjuan menggulingkan Pemerintahan jang sjah.
Tuduhan kedua adalah pada awal Oktober 1965 didaerah Djakarta Raja tertuduh memimpin langsung gerakan Kup berdarah PKI jang dikenal dengan nama G-30-S dan membentuk Dewan Revolusi.
Tuduhan ketiga adalah tertuduh pada bulan Pebruari-Maret – April – Mei 1966 didaerah Djakarta Raja melakukan kegiatan jang bersifat merong-rong usaha pemulihan keamanan dan ketertiban oleh Panglima KOPKAM dengan djalan melakukan pengatjauan adu domba, kontradikal2 serta berusaha menjusun kembali potensi partai PKI jang telah dinjatakan terlarang oleh Pemerintah.
Dikatakan bahwa perbuatan2/kegiatan2 tertuduh itu diantjam hukuman ps. 107, 108, dan 110 KUHP dan ps 2 Penpres No 5/1959 jaitu tindak Pidana subversi pemberontakan bersendjata.
Mendjelaskan tentang peranan tertuduh Sudisman, umur 47 tahun, kelahiran Surabaja, TIDAK BERAGAMA, djabatan terachir anggota Polit-Biro PKI, Anggota Dep Organisasi PKI merangkap anggota DPRGR-MPRS mempersiapkan kup berdarah PKI, oleh Oditur dikatakan bahwa tertuduh dalam rangkaian rapat2 jang diadakan di Kantor CC PKI Kramat Raja jang dihadiri Aidit, Njoto, Njono. (DTS)
Sumber: ANGKATAN BERSENJATA (6/07/1967)
[1] Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku I (1965-1967), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 838.
