Presiden Mengingatkan : KALAU TAK HATI-HATI, POLITIK BEBAS AKTIF BISA TERJEBAK Presiden Soeharto mengingatkan harus disadari melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif tidak mudah, karena apabila kita tidak hati-hati dalam mengemudikannya, secara sadar
PRESIDEN HADIRI KTT HAVANA Presiden Soeharto akan menghadiri KTT Non-Blok tahun depan di Havana, Kuba, sebab konferensi itu adalah konferensi para Kepala Negara. “Jadi tidak mungkin yang hadir di luar Kepala Negara,” kata Wakil
PRESIDEN SOEHARTO MINTA PARA DUBES JALANKAN DIPLOMASI PERJUANGAN Presiden Soeharto mengemukakan enam hal yang harus dimiliki setiap diplomat Indonesia di luar negeri, agar mereka benar2 dapat menjalankan “diplomasi perjuangan”. Pertama, semua diplomat Indonesia harus
TEPAT SAATNYA, KEDATANGAN MISI MENLU DE GUIRINGAUD Presiden Soeharto menilai kedatangan misi Menlu Perancis Louis de Guiringaud tepat saatnya, karena Indonesia akan memasuki Pelita III dengan tujuan meningkatkan kehidupan ekonomi rakyat kecil. Demikian keterangan
PRESIDEN SOEHARTO AKAN LANTIK LIMA DUTA BESAR Presiden Soeharto, Selasa mendatang, akan melantik lima Duta besar RI bertempat di Istana Negara. Kelima Duta besar itu adalah Sumpono Bajuadji, bekas Dirjen Perhubungan Darat, untuk negeri
PRESIDEN: TIBA WAKTUNYA KERJASAMA ANTARA NEGARA2 BERKEMBANG DITINGKATKAN Presiden Soeharto menegaskan, Indonesia sebagai negara yang sedang membangun menyadari keterbatasan2nya, karenanya Indonesia membuka pintu kerjasama dengan pihak luar untuk menambah kemampuan dan memperlancar usaha pembangunannya.