Sumbersuko, 21 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak Jenderal Purn. H.M. Soeharto di tempat MUNDUR UNTUK MENANG Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sembah sungkem kagem Bapak, Sebelumnya mohon maaf beribu-ribu maaf, karena saya rakyat jelata
Sumbawa Besar, 21 Mei 1998 Kehadapan Yang Mulia Ayahanda H. Muhammad Soeharto Bersama Keluarga di Jakarta KESEDIHAN TIADA TARA Assalamu’ alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh. Ayahanda yang tercinta. Dari lubuk hati yang paling dalam,
Jum’at, 22 Mei 1998 Kepada yth. Bapak Pembangunan/Bapak Soeharto di Tempat LAKUKAN SESUATU Assalamu’alaikum, wr. wb. Dengan segala hormat, Ijinkan saya untuk mencurahkan segala perasaan yang berkecamuk di hati saya kepada Bapak.
Ujung Pandang, 15 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak H. M. Soeharto Jenderal Purn. TNI Jakarta BAPAK JANGAN BACA KORAN Sesudah Bapak menyerahkan jabatan Presiden kepada Bapak BJ. Habibie, saya sering membaca koran
Bandarseribegawan 163/151 21 2300 Tuan yang terutama Bapak Soeharto Republik Indonesia PENGHARGAAN SETINGGI – TINGINYA Assalamu’alaikum wr. wb. Beta mengambil makmlum di atas keputusan Tuan Yang Terutama untuk mengundur diri dari jabatan
Yang Mulia Bapak Soeharto Jl. Cendana No.6 Jakarta YANG MULIA BERJASA BESAR Yang mulia, Saya sangat terkejut mendengar bahwa yang Mulia mengundurkan diri dari jabatan Presiden Republik Indonesia hari ini. Adalah kenangan