Presiden Soeharto: PERAN HANKAM DAN SOSPOL ABRI TETAP DIBUTUHKAN DI MASA MENDATANG Jakarta, Kompas Presiden Soeharto menyatakan, sejarah bangsa Indonesia menunjukkan, gejolak gejolak nasional terjadi bersamaan dengan kesulitan ekonomi dan pada saat pembangunan dirasakan
BENAR = BENAR, SALAH = SALAH Jakarta, Suara Pembaruan ADALAH penting untuk kita perhatikan bagian amanat Pak Harto pada hari ABRI 5 Oktober yang baru lalu, yaitu: Kita harus berani mengatakan yang benar
Presiden Pada HUT Ke 43 ABRI HIDUP MATI PRAJURIT ABRI UNTUK PANCASILA Jakarta, Merdeka Presiden Soeharto menegaskan sesuai dengan Sapta Marga yang diucapkan dan diyakini oleh setiap prajurit, maka hidup matinya prajurit ABRI
TAJUK RENCANA: YANG BENAR ADALAH BENAR, YANG SALAH ADALAH SALAH Jakarta, Suara Karya SALAH satu syarat pokok untuk bisa menjadi bangsa yang besar, maju, dan berkepribadian serta berintegritas tinggi adalah keberanian dan kemampuan
PRESIDEN: HARUS BERANI MENGATAKAN YANG BENAR DAN YANG SALAH Jakarta, Suara Karya Presiden Soeharto menegaskan kembali, pengalaman sejarah di masa lampau harus dijadikan pelajaran dengan sebaik dan sebijaksana mungkin untuk menjadi bangsa yang
KITA HARUS BERANI KATAKAN YANG BENAR DAN YANG SALAH Jakarta, Suara Pembaruan Presiden Soeharto meminta agar ABRI dapat memberi jawaban yang setepattepatnya terhadap tantangan zaman yang terus bergerak dinamis, dengan tetap setia kepada