Jenderal Soeharto Menerima PB NU SABTU, 27 JANUARI 1968 Pejabat Presiden menerima Pengurus Besar NU di Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, tokoh-tokoh NU yang terdiri dari HM Subchan ZE, H Imron Rosjadi, H Mahbub
Jenderal Soeharto Melakukan Konsultasi Dengan Empat Parpol JUM’AT, 26 JANUARI 1968 Pejabat Presiden Jenderal Soeharto hari ini mengadakan konsultasi dengan 4 partai politik di Wisma Tamu Istana untuk saling bertukar pikiran. Konsultasi dihadiri
Jenderal Soeharto Menerima Kunjungan Parlemen Australia JUM’AT, 26 JANUARI 1968 Pejabat Presiden Jenderal Soeharto hari ini menerima kunjungan anggota Parlemen Australia, dari Partai Buruh Australia, yang dipimpin oleh Gough Withlam. Dalam pertemuan tersebut,
Pejabat Presiden Jenderal Soeharto Menyetujui Berdirinya Partai Muslimin Indonesia KAMIS, 25 JANUARI 1968 Pejabat Presiden Jenderal Soeharto telah mengizinkan didirikannya Partai Muslimin Indonesia. Partai baru bagi umat Islam ini didukung oleh organisasi-organisasi massa
Jenderal Soeharto: Penanggulangan masalah Beras Harus Dengan Tenang KAMIS, 25 JANUARI 1968 Pejabat Presiden Jenderal Soeharto mengatakan bahwa usaha penanggulangan masalah beras harus dilakukan dengan tenang. Menurut Jenderal Soeharto, demonstrasi-demonstrasi yang terjadi selama
PB HMI Menyampaikan Saran-Saran Kepada Pejabat Presiden Jenderal Soeharto KAMIS, 25 JANUARI 1968 Saran-saran PB HMI kepada Pejabat Presiden Jenderal Soeharto melalui suratnya yang ditandatangani oleh Mar’ie Muhammad dan Harun Kamil SH, ialah: Menindak