TANGGAPAN ATAS PIDATO PRESIDEN SOEHARTO, SEMUA PIHAK PERLU MAWAS DIRI Jakarta, Merdeka Seluruh potensi masyarakat baik organisasi sosial politik, organisasi kemasyarakatan, pembina politik, aparat keamanan, dan media massa diharapkan perlu lebih mawas diri
EDITORIAL: KONSOLIDASI ORMAS YANG MERISAUKAN Jakarta, Media Indonesia Dalam pidato menyambut Tahun Baru 1995 Presiden Soeharto menyinggung banyak hal. Dari berbagai kisah sukses sampai dengan tantangan yang mengganjal sepanjang tahun 1994. Salah
FEISAL TANJUNG, TOKOH 1993 VERSI REPUBLIKA Jakarta, Antara Pangab Jendral TNI Feisal Tanjung terpilih sebagai tokoh 1993versi Republika, sebuah surat kabar bertiras sekitar 200 ribu eksemplar yang 4 Januari 1994 akan genap berumur
PDI, PPP, DAN GOLKAR, SIMPATISAN NU Cipasung, Tasikmalaya, Antara PDI, PPP, dan Golkar adalah simpatisan Nadhlatul Ulama (NU), karena ketiga ketua organisasi sosial dan politik itu semuanya hadir dalam pembukaan Muktamar NU ke
BOLEH BERPOLITIK, TAPI JANGAN KORBANKAN RAKYAT KECIL Jakarta, Antara Ketua DPP MKGR Pinantun Hutasoit mengatakan, siapapun boleh berpolitik di negara ini, tapi janganlah mengorbankan kaum pekerja dan rakyat kecil. “Jangan korbankan rakyat kecil sebagai
TIGA PELAKU ‘PENGANGGU’ KONGRES PDI DIPERIKSA POLISI Medan, Antara Tiga pelaku yang mengganggu jalannya Kongres IV PDI diamankan dan sedang dalam pemeriksaan petugas kepolisian, semen tara dua kendaraan yang digunakan untuk menjebol pintu gerbang