Jakarta, 8 Juni 1998 Yang terhormat Bapak HoMo Soeharto yang kami cintai MENANTI MUKJIZAT Perkenankanlah kami mengganggu ketenangan Bapak dalam sejenak. Kami merasa sangat prihatin atas kejadian-kejadian di Negara tercinta ini. Semoga
Bengkulu, 22 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak H.Muhammad Soeharto Jl. Cendana Jakarta Pusat SAMPAI DETIK INI Detik ini, jam ini Kamis bulan Mei, tahun 1998 Bapak menunjukkan lagi kebijaksanaan Bapak pimpinan yang