Semoga Diberi Ketabahan
Gorontalo, 24 September 1998
Kepada
Yth. Bapak. M. Soeharto & Keluarga
di Tempat
SEMOGA DIBERI KETABAHAN [1]
Assalamu’alaikum wr. wb.
Sehat sejahtera dan berkah Allah serta perlindungan, senantiasa dilimpahkan kepada Bapak sekeluarga.
Dengan kedatangan surat ini, saya seorang ibu, terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepemimpinan Bapak selama menjadi Presiden.
Semoga Bapak sekeluarga diberi ketabahan dan kesabaran serta kekuatan iman dalam menghadapi berbagai macam cobaan.
Bila kedatangan surat ini hanya mengganggu Bapak, mohon dimatikan. (DTS)
Hormat saya,
Ny. Arbaina Abd, Sani
Gorotalo – Sulut
[1]Dikutip langsung dari dalam sebuah buku berjudul “Empati di Tengah Badai: Kumpulan Surat Kepada Pak Harto 21 Mei – 31 Desember 1998”, (Jakarta: Kharisma, 1999), hal 51. Surat ini merupakan salah satu dari 1074 surat yang dikirim masyarakat Indonesia dari berbagai pelosok, bahkan luar negeri, antara tanggal 21 Mei – 31 Desember 1998, yang menyatakan simpati setelah mendengar Pak Harto mengundurkan diri. Surat-surat tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh Letkol Anton Tabah.
