Allah Akan Membalas
Situbondo, 20 Juni 1998
Kepada
Yth. Bapak H. M. Soeharto
di Jakarta
ALLAH AKAN MEMBALAS [1]
Dengan hormat,
Kami ucapkan Selamat Ulang Tahun, tanggal 8 Juni 1998. Semoga Bapak diberikan panjang umur serta kesehatan lahir batin, kekuatan iman dan tabah menghadapi cobaan ini. Amin.
Bapak H. M. Soeharto yang kami hormati dan cintai, kami terharu atas ketabahan Bapak menerima hinaan dan cemoohan dari orang-orang yang pernah dekat dengan Bapak.
Kami berdo’a semoga Bapak selalu tabah dan tawakal. Allah lah yang membalasnya.
Kami tetap hormat, mencintai Bapak. Jasa dan perjuangan Bapak Soeharto tetap melekat di hati kami.
Kami mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati Bapak.
Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamu’alaikum wr. wb. (DTS)
Dari kami,
Ny. Nuraini – Idrus
Situbondo – Jawa Timur
NB : Hormat kami buat keluarga Bapak, terutama Mbak Tutut & Bapak Bambang T.
[1] Dikutip langsung dari dalam sebuah buku berjudul “Empati di Tengah Badai: Kumpulan Surat Kepada Pak Harto 21 Mei – 31 Desember 1998”, (Jakarta: Kharisma, 1999), hal 532. Surat ini merupakan salah satu dari 1074 surat yang dikirim masyarakat Indonesia dari berbagai pelosok, bahkan luar negeri, antara tanggal 21 Mei – 31 Desember 1998, yang menyatakan simpati setelah mendengar Pak Harto mengundurkan diri. Surat-surat tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh Letkol Anton Tabah.
