Bapak Berhasil Membangun Bangsa
Kendari, 19 September 1998
Kepada
Yth. Bapak Soeharto
di Tempat
BAPAK BERHASlL MEMBANGUN BANGSA [1]
Assalamu’alaikum wr. wb.
Sebelum saya menulis yang lebih jauh, perkenankan saya memperkenalkan diri saya: Nama saya Adhe, asal dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Maksud saya menulis surat kepada Bapak adalah memberi dukungan moril pada Bapak. Semoga Bapak dan keluarga tabah dan menghadapi segala cobaan yang datang. Tak lupa pula saya doakan semoga Bapak diberikan kesehatan oleh Allah swt.
Pak Harto, saya tahu di dalam menjalankan tugas, Bapak berhasil membangun bangsa Indonesia, tetapi Bapak juga hanya manusia biasa yang tidak lepas dari kekurangan dan hanya orang-orang yang tidak suka kepada Bapaklah yang terus menerus mencari kesalahan Pak Harto. Tapi saya juga masih yakin terlalu banyak masyarakat yang senang dan simpati kepada Bapak, hanya saja kami tidak dapat berbuat banyak, hanya doalah yang selalu kami panjatkan kehadirat Allah.
Semoga Bapak beserta Keluarga cepat keluar dari masalah yang tengah dihadapi. Pak Harto kami sangat kagum akan ketenangan dan ketabahan yang Bapak miliki dalam menghadapi segala hujatan yang ditujukan kepada Bapak.
Demikianlah surat dari saya, semoga dengan kehadiran surat ini dapat meringankan beban pikiran Bapak. (DTS)
Wassalam,
Adhe
Kendari – Sultra
[1]Dikutip langsung dari dalam sebuah buku berjudul “Empati di Tengah Badai: Kumpulan Surat Kepada Pak Harto 21 Mei – 31 Desember 1998”, (Jakarta: Kharisma, 1999), hal 47. Surat ini merupakan salah satu dari 1074 surat yang dikirim masyarakat Indonesia dari berbagai pelosok, bahkan luar negeri, antara tanggal 21 Mei – 31 Desember 1998, yang menyatakan simpati setelah mendengar Pak Harto mengundurkan diri. Surat-surat tersebut dikumpulkan dan dibukukan oleh Letkol Anton Tabah.
