PRESIDEN SOEHARTO: YANG PALING BERBAHAYA, ANCAMAN DARI DALAM Jakarta, Kompas Presiden Soeharto menegaskan, kalau ada orang kurang mendalami Pancasila dan UUD 45 dan melontarkan pemikiran yang lain, maka ini sudah merupakan satu
“SAFARI” KE LIMA NEGARA PERERAT PERSAHABATAN DAN KERJASAMA (5) Jakarta, Antara REPUBLIK Senegal, di pantai Barat Afrika merupakan negara terakhir yang dikunjungi Presiden Soeharto dalam lawatan ke luar negeri 19 November-11 Desernber
LAPORAN MENGIKUTI PRESIDEN KE LUAR NEGERI (2): HORMAT ARAFAT KEPADA PRESIDEN SOEHARTO Jakarta, Media Indonesia PRESIDEN Soeharto selaku Ketua Delegasi RI mendapat kehormatan sebagai pembicara pertama dalam acara perdebatan umum KTT OKI
LAPORAN MENGIKUTI KUNJUNGAN PRESIDEN KE LUAR NEGERI: UPAYA MENGHIDUPKAN KEMBALI DIALOG UTARA SELATAN Jakarta, Media Indonesia PENJELASAN Mensesneg Moerdiono tanggal 14 November bahwa Presiden Soeharto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Meksiko, Venezuela,
“SAFARI” KE LIMA NEGARA PERERAT PERSAHABATAN DAN KERJASAMA Jakarta, Antara PESAWAT DC-10 Garuda yang membawa Presiden Soeharto dan rornbongan hanya memerlukan dua jam terbang dari Harare, ibukota Zimbabwe, ke Dar Es Salaam,
FANATISME GOLONGAN PERLU DIBERI MUATAN MAKNA BARU Jakarta, Kompas Fanatisme golongan sudah saatnya diberi muatan makna baru. Sebab fanatisme golongan kini bukan hanya berarti penggunaan isu agama, kedaerahan dan ras, melainkan juga