Tangerang, 21 Mei 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto di Kediaman KAMI BANGGA PADA BAPAK Assalamu’alaikum wr. wb. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, bila surat saya dibaca oleh Bapak, nama saya Aprian Susanti. Saya
Kalau Ajal Saya Sampai Kalau saatnya tiba saya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, maka mengenai diri saya selanjutnya sudah saya tetapkan saya serahkan kepada istri saya. Sebetulnya istri saya telah menerima pula
Malang, 25 Juli 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto di Rumah Penghujat Itu Bohong Besar “Salam sejahtera selalu menyertai Bapak dan Keluarga” Pertama-tama saya mohon maaf karena telah mengganggu istirahat Bapak. Bapak Soeharto
Kabupaten Kutai, 28 September 1998 Kepada Yth. Bapak Mantan Presiden Soeharto di Kediaman Balik Membenci Penghujat Assalaamu ‘alaikum wr. wb Bapak Soeharto yang arif/bijaksana. Saya adalah sebagian rakyat yang masih mencintai Bapak. Saya sedih
Saya Sebagai Elemen Angkatan ’45 Belakangan ini saya lebih sering merenungkan kembali segala pengalaman dan sejarah pengabdian Angkatan ’45, seperti halnya juga mereka yang lainnya yang pernah terlibat dalam perjuangan angkatan itu. Hal
Prinsipnya Tak Tergoyahkan Oleh: H Alamsyah Ratu Perwiranegara Perkenalan saya dengan Pak Harto terjadi ketika beliau menjadi Deputi I di Mabad (Markas Besar Angkatan Darat) dan saya perwira menengah yang diperbantukan pada beliau.