Medan, 26 September 1998 Kepada Yth. Ayahanda H. Muhammad Soeharto di Jakarta WASPADA ADU DOMBA Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sehubungan dengan banyaknya fitnah, tuduhan dan tekanan, Ananda mohon pada Ayahanda untuk tetap tabah,
Bekasi, 16 Juni 1998 Kepada Yth. Bapak H.M. Soeharto di Kediaman AKAN ADA JALAN KELUAR Assalamu’alaikum wr. wb. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf sebesar-besarnya, karena berani menulis surat kepada yang
Serat saha taklim Panjenenganipun Bapak Soeharto Jakarta SEMOGA DIBERI KEKUATAN Nuwun, Saderengipun nglairaken bundhelaning manah, keparengan kula ndherek nepangaken pribadi kula kados ing ngandhap : Nama : Soeparman Adi winarto Penggautan :
Jakarta, 8 Juni 1998 Yang terhormat Bapak HoMo Soeharto yang kami cintai MENANTI MUKJIZAT Perkenankanlah kami mengganggu ketenangan Bapak dalam sejenak. Kami merasa sangat prihatin atas kejadian-kejadian di Negara tercinta ini. Semoga
Lawang, 01 Juni 1998 Kepada yth. Bapak H. Moh. Soeharto Jl. Cendana di Jakarta Pusat SELAMAT BERISTIRAHAT DAN MOHON DO’A Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat beristirahat, semoga Bapak sekeluarga mendapat lindungan Allah dan dalam
Tentena, 1 Juni 1998 Kepada Yth. Bapak Soeharto Jl. Cendana No.8 di Jakarta HATI SAYA TERGETAR Dengan hormat, Saat-saat Bapak membacakan pernyataan berhenti dari jabatan Presiden RI, saya berada di Jakarta.