KONFERENSI KERJASAMA EKONOMI RI JERMAN

KONFERENSI KERJASAMA EKONOMI RI JERMAN

Jakarta, Antara

Konferensi Asia-Pasifik kedua memutuskan untuk lebih mempererat kerjasama ekonomi Jerman-Indonesia, kata Martin Bangemmann, menteri kerjasama ekonomi Jerman Barat di Jakarta, hari Kamis.

Dikatakan, konferensi tersebut bertujuan meningkatkan peranan sektor swasta Jerman dalam penanaman modal di Indonesia dan Jakarta dipilih sebagai kota penyelenggara konferensi karena Jerman menganggap Indonesia sebagai mitra dagang penting di kawasan Asia.

Perkembangan·ekonomi di Indonesia seperti yang berjalan sekarang akan menarik perhatian perusahaan swasta Jerman dalam melaksanakan investasi.

Dalam pertemuannya dengan Presiden Soeharto, Menko Ekuin Ali Wardhana, Menteri Perdagangan Rahmat Saleh dan Menristek Habibie, Bangemmann membicarakan penanaman modal swasta Jerman, terutama di bidang energi, pembangunan kapal dan telekomunikasi.

Bangemmann juga mengemukakan akan menguji penggunaan batang kelapa untuk industri perabot rumah tangga. Dua bentuk kerjasama yang telah dijajaki masing­ masing perpaduan cara tradisional dalam mengembangkan pertanian dan usaha pembangunan teknologi canggih.

Jerman tertarik untuk menanam modal di bidang energi karena Indonesia sekarang ini mulai memasuki jaman industri yang akan menyedot tidak sedikit energi, katanya.

Pihak Jerman, menurutnya, telah mempersiapkan peralatan industri dalam memenuhi sebagian kebutuhan Indonesia, sedangkan pihak Indonesia akan memasarkan barang-barang produksinya seperti minyak dan barang tambang lainnya di Jerman dan negara-negara Eropa lainnya.

Dalam bidang perdagangan, ia mengatakan, Indonesia memiliki potensi cukup besar untuk memasarkan produknya di wilayah Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) yang jumlah konsumennya lebih dari 360 juta orang.

Ia juga mengatakan bemiat ikut membangun PLTN di Indonesia sebab 1/3 kebutuhan listrik di negaranya berasal dari nuklir dengan standar keselamatan yang tinggi. Selain itu para ahli di negaranya telah mengembangkan jenis-jenis reaktor nuklir yang baru.

Jakarta, ANTARA

Sumber : ANTARA (11/02/1988)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku X (1988), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 258-259.

http://sifastore
Presiden Soeharto merupakan kader terbaik bangsa yang keseluruhan hidupnya dihabiskan untuk membangun bangsa ini. Mulai dari perjuangan fisik pada era kemerdekaan hingga perjuangan terwujudnya Tinggal Landas.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses