PRESIDEN MULAI KUNJUNGAN KERJA DI MALUKU

PRESIDEN MULAI KUNJUNGAN KERJA DI MALUKU

Presiden dan Ibu Tien Soeharto beserta rombongan, Senin pagi, tinggal landas dariLanuma Halim Perdana Kusumah, Jakarta, menuju Ambon, untuk kunjungan kerja selama dua hari di Maluku.

Setibanya di lapangan udara Pattimura, Presiden disambut dengan upacara adat yang dipimpin oleh Gubernur Maluku Hassan Slamet. Setelah beristirahat sejenak, Kepala Negara meresmikan Tugu Sejahtera yang terletak di lapangan udara Pattimura.

Dari lapangan udara Presiden dengan kendaraan mobil menuju kediaman Gubernur di Mangga Dua melalui ferry. Sore harinya Presiden dan Ibu Negara menyaksikan pameran anggrek dan hasil kerajinan rakyat di halaman gubernuran.

Setelah menyaksikan pameran itu, Presiden dan rombongan berkeliling kota dengan kendaraan mobil yang diakhiri dengan peninjauan patung Martha Christina Tiahahu. Malam harinya, di gubernuran Presiden menyaksikan acara kesenian

Peresmian Proyek2

Presiden Soeharto, Selasa pagi akan meresmikan sejumlah proyek pembangunan di Maluku, yang dilakukan secara simbolis dengan penekanan tombol diproyek Perum Perikani Galala.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara akan menyerahkan kapal2 nelayan kepada para pimpinan koperasi nelayan.

Setelah peresmian itu, Kepala Negara dan rombongan dengan KM Palwa Nirmala berangkat dari Dermaga Galala menuju Dermaga Laha dan selanjutnya dengan mobil menuju lapangan udara untuk kemudian tinggallandas ke Jakarta kembali.

Ikut dalam rombongan Presiden antara lain Mensesneg, Mendagri, Menperdagkop, Menteri Pertanian, Menteri PU, Jaksa Agung, Menteri Muda Urusan Pemuda dan Sesdalopbang.

Wapres ke Sumut

Sementara itu, Wakil Presiden dan Nyonya Adam Malik lima menit sebelum Presiden tinggal landas, berangkat dari Lanuma Halim Perdanakusuma menuju Medan, untuk kunjungan selama tiga hari di Propinsi Sumatera Utara. (DTS)

Jakarta, Antara

Sumber: ANTARA (06/11/1978)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku IV (1976-1978), Jakarta: Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 751.

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.