Presiden Soeharto: Peran ABRI Tidak Mengarah Diktaktor Militer (Iman Tidak Cukup Dalam Pernyataan) Jum’at, 17 Mei 1968, Hari ini Presiden Soeharto melantik Jenderal M Panggabean menjadi Pangad bertempat di Mabad, Jakarta. Pada kesempatan
Presiden Soeharto: Kita Tidak Ingin Hanya Menggunakan Pesawat Buatan Orang Lain (Saat Menjadi Inspektur Upacara Hari Penerbangan Nasional) JUM’AT, 9 April 1971, Presiden Soeharto mengatakan bahwa dalam bidang penerbangan kita memang jauh ketinggalan dibandingkan
Briefing Ketua Presidium AMPERA Jenderal Soeharto Kepada Pejabat Teras Departemen dan ABRI Briefing Ketua Presidium Kabinet Ampera Jenderal Soeharto kepada para Pejabat Teras daripada Departemen-departemen dan Karyawan-karyawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Tingkat Pusat
Presiden Soeharto Menghadiri Rapim ABRI (Demokrasi dan Kemajuan Harus diletakkan di atas Kepribadian Pancasila) SABTU, 22 MARET 1975, Jam 11.00 pagi Presiden Soeharto menerima para peserta Rapim ABRI di Istana Merdeka. Pada kesempatan itu
Presiden Soeharto Menerima Peserta Rapim ABRI (Membekali Tri Dharma Mangkunegara)1 JUM’AT, 8 Maret 1974, Bertempat di Istana Merdeka, pukul 09.00 pagi, selama dua jam, Kepala Negara menerima 238 peserta Rapim ABRI 1974. Dalam amanatnya
KEPRRES KOPKAMTIB DAN TEAM KERJA RESCHEDULING UTANG/ KREDIT LUAR NEGERI (Presiden Soeharto mengeluarkan Keppres RI No. 19/1969 Tentang Operasi Kopkamtib dan Keppres RI No. 20/1969 Tentang Pembentukan Team Rescheduling Utang / Kredit Luar Negeri