Lantik Enam Duta Besar, Presiden Soeharto: Fokus Pembangunan Tidak Mengabaikan Tanggung Jawab Ketertiban Dunia RABU, 23 MEI 1979, Bertempat di Istana Merdeka, pukul 10.00 pagi ini Presiden Soeharto melantik enam orang duta besar RI
M Jusuf: Kunjungan LN, Presiden Soeharto Tidak Ingin Dilepas dan Disambut Batalion Kehormatan SELASA, 22 MEI 1979, Presiden Soeharto menginginkan agar keberangkatan ke dan kedatangannya kembali dari luar negeri tidak lagi dilepas dan disambut
Menerima Obahorok Kepala Suku Dani, Presiden Soeharto Menanyakan Apa Masyarakat Masih Menggunakan Koteka SENIN, 21 MEI 1979, Obahorok, Kepala Suku Dani dari Lembah Baliem, Irian Jaya, pukul 10.00 pagi ini diterima Presiden Soeharto di
Menerima MUI, Presiden Soeharto: Tidak Meliburkan Sekolah Secara Penuh Bulan Puasa, Bukan Untuk Mensekulerkan Masyarakat SENIN, 21 MEI 1979, Presiden Soeharto pagi ini di Bina Graha menerima Pengurus Pusat MUI yang dipimpin oleh Prof.
Berpihak Kepada Rakyat Kecil Prof. Dr. JH Hutasoit Saya baru mengenal Bapak Soeharto ketika saya diangkat menjadi Direktur Jenderal Peternakan, di Departemen Pertanian, pada tahun 1971. Karena pada waktu ini selain saya sudah
Peringati Harkitnas, Presiden Soeharto Resmikan Gedung Pola Sebagai Gedung Perintis Kemerdekaan MINGGU, 20 MEI 1979, Dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional, malam ini Presiden Soeharto meresmikan Gedung Pola sebagai Gedung Perintis Kemerdekaan. Acara yang