PRESIDEN : HUTANG LN TAK PERLU DIRISAUKAN Bonn, Antara Presiden Soeharto mengemukakan, besarnya jumlah bantuan luar negeri yang diterima Rl tidak perlu dirisaukan karena jika dikehendaki, asset yang dihasilkan dari pinjaman tersebut,
INDONESIA HARAPKAN PELUANG PASAR DAN INVESTASI JERMAN Bonn, Pelita Indonesia mengharapkan perbaikan neraca perdagangan dengan Republik Federal Jerman yang selama ini tidak seimbang dan masih sangat menguntungkan Jerman. Langkah-langkah yang diharapkan Indonesia
PRESIDEN JELASKAN SOAL PINJAMAN LN PADA MASYARAKAT INDONESIA Bonn, Suara Pembaruan Presiden Soeharto mengatakan Kamis malam, kita semua tidak perlu merasa khawatir atau takut terhadap adanya pinjaman luar negeri, tidak perlu khawatir
INDONESIA DAN JERMAN SEPAKAT INTENSIFKAN KERJA SAMA LINGKUNGAN Jakarta, Kompas Indonesia dan Jerman sepakat untuk mengintensifkan kerja sama bilateral di bidang perlindungan lingkungan hidup. Di samping itu, kedua negara juga sepakat untuk
BEDA, UTANG LN RI DENGAN AMERIKA LATIN, AFRIK Berlin, Pelita PRESIDEN SOEHARTO menyatakan, utang luar negeri Indonesia jumlahnya mang besar, tetapi hal itu berbeda dengan utang negara-negara Amerika Latin dan Afrika. Sehingga
CATATAN RINGAN DARI KUNJUNGAN PRESIDEN SOEHARTO: “MAKAN PAKAI OTAK, BUNG “ Jakarta, Suara Pembaruan Pengantar Kunjungan Presiden Soeharto ke lima negara, dua di Amerika Latin, dan tiga di Afrika, dari tanggal