KENANGAN TAK TERLUPAKAN Penuturan : Sujarwo – Reporter RRI (1954-1976) Pak Harto berusaha untuk tidak mempunyai musuh, untuk itu beliau selalu akomodatif. Sebagai orang Jawa yang kental dalam spiritual, beliau mempercayai adanya
Presiden Soeharto Jelaskan Himbauan Pelepasan Saham Pengusaha Non Pribumi SELASA, 28 Maret 1972, Juru bicara Kepresidenan, Sudharmono SH, memberikan penjelasan tentang pernyataan Presiden di depan para peserta rapat kerja Departemen Pendidikan dan
Presiden Soeharto Jelaskan Soal Pengusaha Pribumi dan Non Pribumi (Soal Kekawatiran Terhadap Hegemoni Pengusaha Non Pribumi) SENIN, 27 Maret 1972, Dalam amanatnya di depan para rektor dan kepala perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Presiden Soeharto Sahkan Batas Landas Kontinen Indonesia-Muangthai (Pengaruh Kerjasama Ekonomi dalam Ketahanan Nasional) SELASA, 21 Maret 1972, Di Bina Graha hari ini Presiden Soeharto menerima Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kim Yong Shok.
Presiden Soeharto Menerima Dirut PN Garuda (Penghargaan dan Perkembangan Kelompok Demokrasi Perjuangan) SENIN, 20 Maret 1972, Siang ini Presiden Soeharto mengharapkan agar PN Garuda dapat meningkatkan penerbangan dalam negeri guna menghadapi konferensi PATA
Presiden Soeharto Terima Suku Dayak (Kepala Suku Dapatkan Bibit dan Alat Pertanian ) SABTU, 18 Maret 1972, Siang ini Presiden Soeharto menerima 21 orang kepala suku Dayak dari Kalimantan Barat di Istana Merdeka.