PERUSAHAAN ASURANSI PATUNGAN INDONESIA-JERBAR INCAR INVESTOR ASING

PERUSAHAAN ASURANSI PATUNGAN INDONESIA-JERBAR INCAR INVESTOR ASING

 

 

Jakarta, Antara

Sebuah perusahaan patungan di bidang asuransi hasil kerja sama antara PT (Persero) Asuransi Jasa Indonesia dan Allianz Versicherung, Jerman Barat, ingin memberikan jasa asuransi terutama kepada perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

Keinginan tersebut dijelaskan Direktur Utama Allianz Versicherung Dr Schrien kepada wartawan sesudah mengadakan kunjungan kehormatan kepada Presiden Soeharto di Istana Merdeka, Selasa. Presiden pada kesempatan itu didampingi Menristek BJ Habibie.

Schrien mengatakan, perusahaan patungan antara BUMN dengan perusahaan Jerman Barat tersebut yakni PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, sedang peresmian usaha patungan ini dilakukan 12 Februari lalu.

Ia mengatakan, Indonesia dipilih sebagai tempat bagi usaha patungan tersebut karena telah banyak perusahaan asing yang beroperasi disini. Schrien menyebutkan sejumlah pengusaha Jerbar, Inggeris, Perancis telah lama bergerak di Indonesia.

“Kami ingin agar mereka menjadi para pelanggan,” kata Schrien yang didampingi Direktur Utama PT Asuransi Allianz Utama Indonesia Buschainir. Perusahaan Eropa Barat ini juga telah menjalin kerja sama dengan para pengusaha Thailand, Hongkong, serta Jepang.

Perusahaan patungan diantara PT Asuransi Jasa Indonesia, Allianz Versicherung, serta PT Wuwungan memiliki modal Rp 15 miliar. Saham BUMN tersebut mencapai 30 persen, PT Wuwungan sebesar dua persen, dan 68 persen berasal dari Allianz.

Dalam pertemuan itu, Presiden Soeharto menyampaikan harapannya agar perusahaan Jerman Barat ini bisa ikut membantu mengembangkan perekonomian Indonesia.

Di tempat yang sama, Kepala Negara juga menerima Prof Mochtar Kusumaatmadja yang melaporkan tugasnya meneliti Laut Cina Selatan.

Kepala Negara menugaskan Mochtar, ahli hukum laut internasional itu, untuk mempelajari penerapan konsep Wawasan Nusantara ke dalam berbagai aspek kehidupan.

 

 

Sumber :ANTARA (13/02/1990)

Dikutip sesuai tulisan dan ejaan aslinya dari buku “Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita”, Buku XII (1990), Jakarta : Antara Pustaka Utama, 2008, hal. 255-256.

 

 

 

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.