PRESIDEN: BANGSA INDONESIA HARUS BELAJAR DARI PENGALAMAN SEJARAH Jakarta, Antara Presiden Soeharto hari Rabu menegaskan, Bangsa Indonesia harus mengambil pelajaran sebaik-baiknya dan sebijaksana-bijaksananya dari semua pengalaman sejarah Indonesia masa lampau. “Kita harus berani
MENPEN: PEMERINTAH AKAN TELITI MEDIA MASSA YANG DISUSUPI KOMUNIS Jakarta, Antara Pemerintah tetap konsisten melakukan penelitian terhadap pers yang disusupi sisa-sisa G30S/PKI dan dengan sengaja memuat berita, artikel dan tajuk rencana yang bermaksud
PRESIDEN: TINDAK TEGAS MEDIA MASSA YANG DISUSUPI UNSUR G30S/PKI Jakarta, Antara Presiden Soeharto meminta Departemen Penerangan untuk menindak tegas media massa yang disusupi unsur G30S/PKI, karena penyebaran ajaran komunisme, leninisme serta marxisme dalam
BALAS DENDAM PKI DI BANYUWANGI: UNDANG PENGAJIAN LANTAS DIRACUN, 93 MAYAT PEMUDA ANSOR DITUMPUK Dulu, pada suatu masa, Bung Karno gegap gempita dengan gagasannya membangun aliansi Nasionalis, Agama dan Komunis (Nasakom).
PRESIDEN UMUMKAN PEMBERIAN AMNESTI KEPADA GEROMBOLAN DI G30S/PKI Jakarta, Antara Presiden Soeharto mengumumkan pemberian amnesti umum kepada sisa2 gerombolan bersenjata Fretilin di Timor Timur yang menyerahkan diri secara sadar ke pangkuan ibu pertiwi
PAK HARTO DAN “ALON2 WATON KELAKON” Wawancara khusus “SUARA KARYA” dengan Presiden Jakarta, Suara Karya “SETELAH Batalyon 530 dan 454 berhasil dikembalikan ke Kostrad dan Angkatan2 lainnya menyatakan rela berada dibawah perintah