1984-05-16 Presiden Soeharto Resmikan Pabrik Teh Panglejar dan Pasir Junghuhn Jawa Barat

Presiden Soeharto Resmikan Pabrik Teh Panglejar dan Pasir Junghuhn Jawa Barat[1]

 

RABU, 16 MEI 1984 Presiden dan Ibu Soeharto hari ini menghadiri upacara peresmian Pabrik Teh Panglejar PTP XII dan Pasir Junghuhn PTP XIII di Jawa Barat. Upacara ini berlangsurig di Panglejar. Kedua pabrik teh yang diresmikan pagi ini secara langsung dan tidak langsung menampung daun teh yang dihasilkan oleh petani yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat.

Dalam pidato sambutannya Presiden mengingatkan kembali bahwa pembangunan adalah untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan orang-orang kecil yang merupakan lapisan terbesar masyarakat Indonesia. Untuk itu banyak usaha yang dengan terus menerus telah dilakukan. Di bidang pangan misalnya, telah dilaksanakan program Bimas, Inmas, dan Insus, sehingga Indonesia bisa menaikkan produksi beras dan sekaligus menaikkan penghasilan berjuta-juta petani. Kita juga terus melancarkan pemberian kredit kepada pedagang-pedagang dan pengusaha-pengusaha kecil, seperti Kredit Candak Kulak, Kredit Investasi Kecil dan Kredit Modal Kerja Permanen.

Selanjutnya dikatakan oleh Kepala Negara bahwa Keppres 14A yang sangat terkenal itu, yang terus menerus disempurnakan, juga ditujukan untuk mendorong bertambah kuatnya golongan ekonomi lemah. Di bidang perkebunan, kita mengenal Perkebunan Inti Rakyat, yang merupakan usaha untuk menaikkan produksi dan petani perkebunan. Di bidang perikanan darat, telah mulai dirintis Tambak Inti Rakyat. Ditegaskannya bahwa jika dalam Repelita IV sekarang kita makin menggalakkan tumbuhnya koperasi, maka tujuannya tidak lain untuk menghimpun semua kekuatan ekonomi yang lemah dan kecil-kecil agar dapat menjadi kekuatan besar yang menjadi salah satu sokoguru perekonomian nasional kita. Demikian Presiden. (AFR)

______________________

[1] Dikutip langsung dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 16 Maret 1983 – 11 Maret 1988”, hal 157-158. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: G. Dwipayana & Nazarudin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Kenapa tidak meninggalkan komentar?

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.